..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Seekor Kakatua Mengalahkan Pelaku Bursa Saham
Wednesday; 16 June 2010 [Lee Kim Phing] - Ekonomi dan Keuangan Reads : 108

Seekor burung kakaktua betina berusia lima tahun bernama Strawberry telah terbukti mampu mengungguli daripada investor manusia di dalam suatu kontes penanaman saham, kata pelaksna kontes. Kakaktua dari Papua New Guinea menduduki tempat ketiga dalam suatu kontes yang berlangsung selama enam minggu, kata paxnet, sebuah penyedia informasi pasar saham online.
Ddalgi (Strawberry) bersaing dengan 10 investor saham. Masing-masing memulai dengan modal 60 juta won (500 juta rupiah) dalam uang cyber dan memperdagangkan saham senilai 10 juta won pada setiap transaksi. Investor manusia memilih saham yang mereka inginkan. Kakarua dengan menggunakan paruhnya, membuat pilihan acak dari bola-bola yang mewakili 30 blue chip termasuk Samsung Electronics.
“Hasil dari kontes ini menakjubkan. Ddalgi berada di tempat ketiga dengan keuntungan sebesar 13.7 persen,” kata manajer umum Chung Yeon-Dae, Paxnet. Rata-rata investor manusia merugi 4.6 persen, dan hanya dua orang yang mengungguli kakatua. Yang pertama untung sebesar 64,4 persen dan yang kedua sebesar 21,4 persen. Para Investor manusia, yang sebagian besar memilih untuk menjual belikan saham perusahaan-perusahaan berukuran kecil dan menengah, masing-masing rata-rata melakukan 190 perdagangan selama enam minggu. Para pelaksana memberi tujuh kesempatan kepada kakatua untuk memilih saham dalam periode waktu yang sama.
Apakah itu berarti Ddalgi lebih pintar dari manusia? Tentu tidak, tapi setidaknya hal ini memberikan gambaran bahwa membeli saham secara acak ternyata bisa juga memberikan hasil lebih baik. Dan yang pasti keberuntungan itu bisa terjadi kepada mahluk apa saja.
10 Previous News in Ekonomi dan Keuangan
- Sulbar Bangun Pabrik Pengelolaan Kakao di Mamuju
- Utang PLN ke Pertamina Capai Rp 20,448 Triliun
- TDL Naik, Pemerintah Janji Tak Ada Lagi Byar Pet
10 Next News in Ekonomi dan Keuangan
- 6 Tips Tahun Baru Tanpa Utang Baru
- IHSG Sideways, Buru ASII, BBCA dan BBRI
- Is it the end of Euro?
- Di Bidang Ekonomi, Indonesia Kian "Terjajah"
- Bisnis Korporat Industri Finansial Market Data Bisnis yang Lahirkan Orang Kaya Baru RI
- Siapa Lebih Untung, Mandiri atau BCA?
- China Tuding AS Penyebab Perang Mata Uang
- China Naikkan Tingkat Suku Bunga 25 Bsp
- China Jadikan Solo "Kota Maskot Dagang"
- Harga Apartemen Orchid Melonjak (Palembang)
Comment for Seekor Kakatua Mengalahkan Pelaku Bursa Saham
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


