..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Percantik Rumah dengan Kotoran Sapi (Catatan dari Afsel)
Friday; 02 July 2010 [Lee Kim Phing] - Berita Olahraga Reads : 157
Johannesburg - Di Afrika Selatan, kotoran sapi punya fungsi yang pastinya belum pernah terpikir sebelumnya. Produk sisa pencernaan tersebut ternyata bisa digunakan untuk mempercantik rumah.
Adalah beberapa suku tradisional di Afrika Selatan yang masih menggunakan cara tersebut. Kotoran sapi yang di Indonesia digunakan sebagai pupuk, di Afsel ini dijadikan bahan pelapis lantai rumah.
"Mereka mengumpulkannya dari sapi-sapi yang mereka pelihara. Kotoran tersebut dipakai justru masih saat basah sehingga bisa digunakan untuk melapisi tanah di dalam rumah" demikian papar Dumi, seorang warga negara Afsel asal Suku Zulu, saat detiksport mengunjungi Lesedi Cultural Vilage, sekitar 45 menit perjalanan menggunakan mobil dari Pretoria.
Kotoran sapi tersebut menjadi semacam semen yang membuat tanah menjadi lebih halus. Dengan kata lain, kotoran sapi tersebut juga berfungsi sebagai semir untuk membuat lantai dalam dan luar rumah terlihat lebih mulus.
Tapi bukan lantai rumah saja yang dilapisi kotoran sapi tersebut. Sebuah tempat memasak yang biasanya terletak di pekarangan rumah juga mendapat perlakuan yang sama. Supaya terlihat mulus, bangunan berbentuk simbol "+" itu juga dilapisi kotoran sapi.
Entah karena sudah terbiasa atau telah menjadi bagian dari tradisi, kotoran sapi tersebut diakui tak menimbulkan bau tak sedap.
"Itu tak menimbulkan bau tak sedap. Begitulah faktanya. Suku ini sudah menggunakan dalam jangka yang waktu yang sangat panjang," pungkas Dumi.
(din/arp)
Doni Wahyudi - Piala Dunia
10 Previous News in Berita Olahraga
- Jangan Benci Vuvuzela
- Pencak Silat Warnai Piala Dunia
- Dunia Jagokan Brasil
- Mesin Pencari Google Berubah Jadi Goooooal!
- Berjuang demi Kehormatan Kim Il Sung
- "Zakumi" Sejarah Baru Afrika Selatan
- Al Qaida Rencanakan Serang Piala Dunia Afsel dari Irak
- MU Menang 4-0, Old Trafford Muram
- Silverstone 'Baru' Diresmikan
- Rekor Balapan Sengit di Qatar 2010
10 Next News in Berita Olahraga
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Indonesia Kalah, Sejumlah Penonton Ngamuk
- Timnas Indonesia Sempat Berlatih di Lapangan Berkerikil
- Boaz dan Busthomi Langsung Diminati Klub Malaysia
- Sepuluh Gol Tercepat di Liga Champions
- Perahu Naga Terima Total Bonus Rp 39,6 Miliar
- Ketimbang Top Scorer, Gonzales Incar Malaysia
- Berbatov Penta Gol, MU Akuisisi Sunggasana
Comment for Percantik Rumah dengan Kotoran Sapi (Catatan dari Afsel)
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


