..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Narkolepsi, Repotnya Menghalau Serangan Tidur Mendadak
Thursday; 15 July 2010 [Lee Kim Phing] - Kesehatan Reads : 101

Jakarta, Insomnia atau gangguan sulit tidur mungkin lebih populer karena banyak dialami orang. Tapi ada gangguan tidur yang tak kalah menyiksanya yakni narkolepsi yang membuat seseorang sering tidur yang seolah-olah hidupnya hanya berisi tidur.
Narkolepsi adalah serangan tidur mendadak yang serangannya bisa datang kapan dan dimana pun tanpa bisa dilawan si penderitanya.
Meski sudah cukup tidur panjang di malam hari, penderita narkolepsi akan sering terkena serangan tidur di siang hari. Berat sekali bagi penderita narkolepsi untuk membuat tubuh terus terjaga.
Serangan tidur mendadak di siang hari ini terjadi saat penderita sedang melakukan aktifitas. Seperti dilansir BBC Knowledge, seorang pelajar perempuan yang mengikuti ujian balet berjuang sangat keras agar saat tes dirinya tidak ambruk karena tertidur tiba-tiba. Seorang wanita paruh baya juga kerap tertidur ketika sedang makan atau asyik ngobrol dengan temannya.
Lama serangan tidur ini bervariasi ada yang hanya 10 menit tapi ada juga yang hingga 4 jam. Narkolepsi ini diduga akibat adanya kelainan autoimun (sistem kekebalan tubuh). Sekitar tigaperempat penderita narkolepsi berada pada kondisi emosional yang memicu tubuhnya mengalami kelumpuhan otot.
Dikutip dari Huffingtonpost, Selasa (13/7/2010) peneliti dari University of Lausanne, Swiss telah mengidentifikasi auto-antibodi (molekul imun yang menargetkan protein alami di dalam tubuh daripada protein dari agen yang menginfeksi) yang menjadi penyebabnya.
Auto-antibodi ini menargetkan protein alami yang disebut dengan Trib2 pada pasien narkolepsi yang mengalami kelumpuhan terkait dengan emosinya. Hal ini yang membuat kesimpulan narkolepsi sebagai gangguan autoimun.
Sistem kekebalan tubuh seharusnya bisa membedakan antara molekul protein di dalam dirinya sendiri dan agen asing. Tapi pada narkolepsi terjadi pemberontakan di dalam tubuhnya sendiri.
Akibatnya sistem imun tidak menyerbu benda asing dan kuman, tapi justru berbalik melawan diri sendiri dan mulai menyerang sel-sel tertentu.
Ada beberapa tanda yang menunjukkan seseorang memiliki narkolepsi:
1. Mengantuk berlebihan saat siang hari. Padahal saat itu seseorang dihadapkan untuk tetap terjaga.
2. Mendadak jatuh tidur dimanapun dan dalam waktu kapanpun.
3. Narkolepsi biasanya terkait dengan kelemahan atau kelumpuhan yang tiba-tiba dan terkadang dipicu oleh tertawa atau perasaan lainnya.
4. Mengalami ketidakmampuan untuk bergerak atau berbicara saat jatuh tertidur atau saat terjaga dalam beberapa menit. Kejadian ini biasanya singkat dan berlangsung satu atau dua menit, penderita merasa hilang kendali atas tubuhnya.
5. Mengalami perilaku otomatis (automatic behaviour), yaitu seseorang melakukan tugas-tugas rutin atau membosankan tapi tidak bisa mengingatnya setelah melakukan hal tersebut.
Hingga kini belum ada satupun obat yang bisa menyembuhkan kondisi ini. Tapi tidur siang sangatlah penting bagi orang dengan narkolepsi, karena tidur siang bisa menggantikan dosis dari obat simultan.
Dengan adanya penelitian ini, maka bisa dilakukan studi lebih lanjut untuk menemukan obat dari gangguan tidur ini serta mengidentifikasi kemungkinan cara yang lebih baik dalam mengelola gangguan ini.
(ver/ir) Vera Farah Bararah - detikHealth
10 Previous News in Kesehatan
- Perempuan Berpayudara Terbesar di Dunia Berjuang untuk Hidup
- Mengapa Pria Mimpi Basah?
- Menelan Pil KB Hilangkan Bulu di Tubuh
- Resep manjur untuk reumatik
- Pasangan Mendengkur Tanda Seks Buruk
- Buah yang Boleh dan Tak Boleh untuk Penderita Diabetes
- Mengapa Pria Lebih Kuat Saat Bercinta?
- Minuman Berenergi Tidak Bisa Gantikan Makan Nasi
- Penyakit Penyebab Kematian Anak
- Ooo, Radang Tenggorokan Bisa Menular
10 Next News in Kesehatan
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
- Ups.. Makanan Berpestisida Bisa Bikin Pria Berubah Kelamin
- Ssst Seks Ternyata Bikin Cantik Lho
- Tak Selamanya Jus Buah dan Sayur Itu Sehat
- Usir Lemak Perut Berlebih dengan 5 Makanan Ini
- 5 Kunci Pencegahan Diabetes
- Tidak Setiap Tidur di Bulan Puasa Itu Ibadah
- 10 Penyakit Teraneh di Dunia
Comment for Narkolepsi, Repotnya Menghalau Serangan Tidur Mendadak
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


