..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Darmin Disodori Kontrak Politik Komisi XI
Friday; 23 July 2010 [Hanin Faiha Aqilah Fatien] - Ekonomi dan Keuangan Reads : 82

Jakarta (ANTARA) - Meski telah terpilih secara aklamasi sebagai Gubernur BI dalam rapat komisi XI DPR RI, Darmin Nasution tetap disodori kontrak politik yang akan menjamin komitmen kinerjanya ke depan.
Rapat komisi yang menentukan kejelasan status Darmin tersebut digelar pada Kamis malam, mulai pukul 20.30 WIB dan berakhir pukul 23.30 WIB setelah disela dengan beberapa kali skorsing.
"Keputusan komisi XI sebagai amanat yang disampaikan kepada saudara Darmin nasution yang menyatakan semacam kontrak politik antara komisi XI dengan Darmin Nasution," kata Surahman.
Keputusan Komisi XI, menyatakan secara musyawarah mufakat komisi XI menyetujui Darmin Nasution sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Dalam keputusan tersebut juga dinyatakan, Darmin harus mengundurkan diri bila ternyata dirinya nantinya dinyatakan menjadi terdakwa oleh para penegak hukum terkait keterlibatannya dalam kasus Bank Century.
Hal ini karena dalam kesimpulan dan rekomendasi Pansus Angket Bank Century, Darmin diduga memiliki keterlibatan dalam kasus Bank Century sebab jabatan Darmin saat itu sebagai Komisioner LPS sekaligus anggota dari KSSK.
Darmin diminta berkomitmen terhadap kebijakan yang memberi insentif terhadap sektor riil terutama pemberdayaan sektor UMKM dan BPR.
"Kebijakan tersebut antara lain memberikan kemudahan akses pembiayaan, mendorong pemberlakuan suku bunga pinjaman yang rendah," katanya.
Darmin juga diminta untuk membuat kebijakan yang mendorong perekonomian, mengurangi pengangguran dan mengentaskan kemiskinan. Ia diminta mendorong efektifitas dari peran dan fungsi Badan Supervisi Bank Indonesia.
Selain itu, Darmin diminta melakukan reformasi internal untuk mendorong tata kelola yang baik (good corporate governance) serta Darmin harus mengembangkan Bank Syariah dan BPR syariah secara proporsional.
Selain itu, Darmin juga diminta mewujudkan perbankan di Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri, merubah paradigma kerja BI agar pro sektor riil harus terbukti demi upaya BI untuk menciptakan upaya kedaulatan keuangan dan perbankan nasional.
Apabila semua penjelasan dan klarifikasi selam proses fit and proper test terhadap kasus-kasus yang dinyatakan oleh anggota Komisi XI tidak benar, maka Darmin harus bersedia mengundurkan diri..
Sementara itu, rapat pengambilan keputusan Komisi XI tersebut diwarnai dengan keputusan yang cukup membingungkan. Pada sore hari, awalnya Komisi XI menyatakan pemilihan akan dilakukan dengan pemungutan suara. Kotak suara dan papan penghitungan suara juga telah disiapkan.
Namun akhirnya opsi aklamasi menjadi penentu status Darmin tersebut. Semua fraksi sepakat untuk memilih secara aklamasi, namun mereka memberikan catatan yang menjadi kontrak politik untuk Darmin.
10 Previous News in Ekonomi dan Keuangan
- Domain Khusus Porno Akhirnya Disetujui
- Industri Porno Siap Menolak Flash
- Seekor Kakatua Mengalahkan Pelaku Bursa Saham
- Sulbar Bangun Pabrik Pengelolaan Kakao di Mamuju
- Utang PLN ke Pertamina Capai Rp 20,448 Triliun
- TDL Naik, Pemerintah Janji Tak Ada Lagi Byar Pet
10 Next News in Ekonomi dan Keuangan
- 6 Tips Tahun Baru Tanpa Utang Baru
- IHSG Sideways, Buru ASII, BBCA dan BBRI
- Is it the end of Euro?
- Di Bidang Ekonomi, Indonesia Kian "Terjajah"
- Bisnis Korporat Industri Finansial Market Data Bisnis yang Lahirkan Orang Kaya Baru RI
- Siapa Lebih Untung, Mandiri atau BCA?
- China Tuding AS Penyebab Perang Mata Uang
- China Naikkan Tingkat Suku Bunga 25 Bsp
- China Jadikan Solo "Kota Maskot Dagang"
- Harga Apartemen Orchid Melonjak (Palembang)
Comment for Darmin Disodori Kontrak Politik Komisi XI
Friday, 23 July 2010; Mukofa say :
ckcckccckccckk...
kenapa gak cari orang bersih..aja....
Friday, 23 July 2010; Badrun Taher say :
Apa ada sekarang? kan udah habis orang bersih.
adanya orang beruntung gak disidik, selamet.
Kalo semua pejabat diperiksa, semau masuk LP, LPnya gak nampung..hehehe nggak ngece loh..
Friday, 23 July 2010; Mukofa say :
hmmmmmm.......
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


