..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Kuasa Hukum: Revaldo Dikerjain
Saturday; 24 July 2010 [Hanin Faiha Aqilah Fatien] - Infotainment Reads : 60

Polisi sudah melakukan penyidikan atas Revaldo dan kedua orang temannya yang kedapatan membawa sabu-sabu. Dan Polisi menengarai adanya kemungkinan Aldo terlibat dengan jaringan pengedar internasional. Namun hal yang berbeda diungkapkan oleh kuasa hukum Aldo.
"Revaldo alias Aldo sampai saat ini dalam keadaan sehat dan kelihatan lebih santai karena sudah bertemu dengan pihak keluarganya. Saya perlu jelaskan hasil pemeriksaan Aldo karena apa yang dijelaskan pihak Polres tadi ada sedikit perbedaan dengan apa yang dikemukakan oleh Aldo. Silahkan pihak penyidik berpendapat seperti itu, tapi kami juga memiliki pendapat yang lain," terang Bobby H Sinulingga, kuasa hukum Aldo, ketika ditemui di Polres Jakbar, Jumat (23/07).
Perbedaan itu sendiri adalah mengenai kepemilikan barang bukti. Menurut Bobby, Aldo sama sekali tidak tahu ada barang tersebut. Dia hanya disuruh menjemput dua temannya itu untuk diantarkan ke daerah Kebon Jeruk.
"Perbedaannya mengenai kepemilikan barang bukti. Menurut Aldo, sabu seberat 62 gram itu sama sekali dia tidak tahu. Dia dengan dua rekannya yang ditangkap itu punya bisnis motor di mana Aldo minta tolong diantarkan untuk ke daerah Kebon Jeruk untuk membeli oli satu hari sebelumnya. Hanya karena kendaraannya tidak muat menampung oli dan minta diantarkan ke Slipi Plaza, akhirnya Aldo menurunkan MY ini di pertigaan. Selang berapa waktu dia terima telepon dari MY minta dijemput. Sesampai di Putaran Jaya, mereka melanjutkan perjalanan ke kota untuk mengambil oli," kisah Bobby.
Masih menurut penuturan Bobby, Aldo tidak tahu dengan adanya barang bukti tersebut. Dia pun tak menyangka jika mobilnya sudah dikejar oleh Polisi.
"Menurut keterangan Aldo, dia dipepet. Dia merasa gimana gitu ya dia melaju aja. Jarak berapa ratus meter kemudian tiba-tiba dia dipalang dan terlihat baru petugas Polisi. Menurut Aldo, dia tidak tahu. Ya dia disuruh jemput ya dijemput di jembatan yang posisi lalu lintasnya sulit berhenti. Disuruh jalan dia jalan. Ada kejadian menarik ketika terjadi pengejaran itu. Mungkin MY ini sudah tahu posisi dia akan ditahan, dia sempat lihat kaca, sempat lihat kondisi bagaimana caranya dia lompat. Ternyata ketika dia buka pintu, Aldo baru sadar ini ada sesuatu. Ketika itu juga dia melihat mobil petugas, dia berhenti," tambah Bobby.
Namun, hasil tes urin menunjukkan jika Aldo memang mengonsumsi narkoba. Benarkah Aldo tidak terlibat dalam aksi MY tersebut?
"Saya jelaskan masalah ini, sekarang yang menjadi fokus adalah terkait barang bukti itu. Kalau masalah ganja pihak Aldo sendiri secara fair dan gentle Aldo sendiri memang masih menggunakan tetapi dia tidak terlibat dengan barang bukti 62 gram tersebut. Tapi dia sama sekali tidak merasa terkait dengan barang bukti yang 62 gram itu, keberatan dengan 62 gram itu. Salah tempat. Secara fair dia masih menggunakan, sampai saat ini ditegaskan dia kapok," tegas sang pengacara.
Pihaknya pun merasa dipermainkan dengan adanya kejadian ini. Apalagi, Aldo harus kembali mendekam di kantor Polisi.
"Dia merasa tidak dijebak. Hanya merasa dipermainkan dan dikerjai. Urusan mengambil oli, kebetulan teman ini minta diantarkan dan dia tidak tahu urusan apa," pungkas Bobby. (kpl/buj/npy)
10 Previous News in Infotainment
- Kellan Lutz, Selebriti Bertubuh Paling Bagus
- Umbar Mesra KD dan Raul Lemos
- Mata-mata Cantik Rusia Ditawari Jadi Bintang Film Dewasa
- Dua Pernikahan Mencengangkan Dunia
- Bayi Ini Kembar Tapi Beda Ayah
- OC Kaligis Bingung Isu Ariel Meninggal
- Roy Suryo Merasa Dibohongi Luna Maya
- Setelah TV One, Ariel Bakal Bicara di CNN?
- 99 Persen Cut Tari Mirip Bintang Video Porno
- Luna: Aku Enggak Punya Tato
10 Next News in Infotainment
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Ahmad Dhani Tak Boleh Komentari Ayu Ting Ting
- dr. Tompi: Payudara Malinda Dee Bukan Hasil Operasi Plastik
- Astaga! Ada Payudara Berbobot 25 Kg
- Ahmad Dhani Minta Bayaran Rp 1 Miliar
- Sebelum Demo K2K, FPI Akan Tonton Film Sasha Grey
- 3 “Keberhasilan” SBY Memimpin Bangsa Ini
- Hubungan antara Ahmad Dhani, Band Dewa dan Freemason
Comment for Kuasa Hukum: Revaldo Dikerjain
Saturday, 24 July 2010; Badrun Taher say :
Dipenjara kok gak kapok ya, enaknya apasih?
Aku mbayangin aja ngeriii...
Saturday, 24 July 2010; Mukofa say :
kapok??..kenapa kapok ?? penjara narkoba kan enak kaya hotel...emangnya penjara maling ayam.....??
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


