..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
PM Jepang Minta Maaf Sebabkan Banyak Orang Sengsara Selama Perang Dunia II
Monday; 16 August 2010 [Mukofa] - Berita Manca Negara Reads : 93

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO--"Kami menyebabkan kerusakan besar dan penderitaan banyak negara selama perang, terutama kepada orang-orang Asia," kata Perdana Menteri Jepang, Naoto Kan. Ia mengucapkan hal itu di depan 6.000 tahu yang hadir dalam upacara peringatan tahunan untuk para korban perang di Budokan Hall di Tokyo.
"Kami merasakan penyesalan yang mendalam, dan kami menawarkan perasaan duka cita yang tulus kami kepada mereka yang menderita dan keluarga mereka," katanya. "Kami memperbarui janji kami untuk tidak pernah berperang, dan kami berjanji untuk melakukan yang terbaik untuk mencapai perdamaian dunia yang kekal dan tidak pernah mengulangi lagi kesalahan perang."
Di antara orang yang mendengar kata-kata Kan itu adalah Kaisar Akihito, yang ayahnya Hirohito mengumumkan penyerahan 65 tahun lalu di sebuah siaran radio - pertama kalinya masyarakat Jepang telah mendengar suara sebenarnya dari Kaisar, yang telah dipuja sebagai hidup dewa untuk membenarkan ekspansi kekaisaran.
Para politisi kubu oposisi Jepang menghindari kunjungan ke kuil itu. Mereka menyebut pernyataan maaf itu melanggar dari tradisi pemerintah masa lalu.
Partai Demokratik Liberal, yang memerintah Jepang hampir terus-menerus sejak akhir perang, membuat titik balik dengan melakukan perjalanan sendiri ke Kuil Yasukuni di Tokyo pada ulang tahun 65 akhir Perang Dunia II. Kunjungan ke kuil Shinto - sebuah bangunan yang spektakuler dengan museum di lantai dasar yang memuliakan pilot kamikaze - telah memicu kontroversi.
Di antara orang-orang yang mengunjungi Yasukuni adalah pemimpin LDP Sadakazu Tanigaki dan mantan Perdana Menteri Shintaro Abe. Sekitar 40 legislator pergi ke kuil, tetapi tidak termasuk Naoto Kan, menurut laporan media Jepang.
Kan yang memimpin Partai Demokrat, yang meraih kekuasaan setelah memenangkan pemilu terakhir pada janji-janji transparansi yang lebih besar dan demokrasi akar rumput. Ini adalah pertama kalinya sejak akhir Perang Dunia II bahwa seluruh Kabinet Jepang telah dihindari mengunjungi Yasukuni pada 15 Aguustus hari Jepang menyerah dalam perang.
10 Previous News in Berita Manca Negara
- Facebook Sudah Mencapai Titik Jenuh
- Ayam Tertua di Dunia Ada di China
- Unjuk Rasa Merebak, Tolak Bahasa Resmi China
- Keperawanan Calon Dokter Laku Rp 2,8 Miliar
- Kisah Zimbabwe Redenominasi 10 Miliar Dolar jadi 1 Dolar
- Hacker Ungkap Kelemahan GSM
- Tuntut Kenaikan Upah, 100 Buruh Digebuk
- Banjir di Pakistan Tewaskan 1.100 Orang
- Taliban Rebut Distrik Strategis di Afghanistan Timur
- Timor Leste Tolak Jadi Pusat Pengungsi
10 Next News in Berita Manca Negara
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- Ingin Jadi Penjelajah Waktu, Siswi Bunuh Diri
- Glass Beach, Pantai Berpasir Kaca di California
- Kejadian Langka, Ketika Negara Gurun Pun Ketiban Salju
- Belum Sempat Nyusup ke Iran, Pesawat Pengintai Israel Sudah Jatuh
- Bayi Gigit Kepala Ular Hingga Putus
- Israel Tangguhkan Sidang Ketua Parlemen Palestina
- Israel Meralat: Rencana Serang Iran Masih Jauh
Comment for PM Jepang Minta Maaf Sebabkan Banyak Orang Sengsara Selama Perang Dunia II
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


