..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Hawa Panas Diduga Tewaskan Ribuan Orang di Moskow
Wednesday; 18 August 2010 [Hanin Faiha Aqilah Fatien] - Berita Manca Negara Reads : 190

Moskow (ANTARA/Reuters) - Beberapa ribu warga Moskow diduga telah tewas pada Juli saja akibat hawa panas tahun ini, yang tak pernah terjadi sebelumnya, dan korban jiwa dapat bertambah pada Agustus, kata seorang ilmuwan Rusia, Selasa.
Moskow, kota metropolitan dengan lebih dari 10 juta warga, telah diterpa hawa panas sejak Juni lalu. Temperatur harian kadang kala mencapai 40 derajat Celsius.
Krisis itu membuat layu seperti tanaman gandum di Rusia, memangkas pertumbuhan ekonomi tahun ini dalam jumlah miliaran dolar AS dan menewaskan sedikitnya 54 orang akibat kebakaran hutan. Udara panas agak reda pada Selasa.
Dengan mengutip laporan oleh Kantor Registrasi Moskow, kemudian peneliti senior ekologi dan demografi di Akademi Sains Rusia, Boris Revich mengatakan 5.840 lagi warga Moskow telah tewas pada Juli, lebih banyak dibandingkan dengan pada Juli tahun lalu.
Revich mengatakan ia percaya mayoritas besar korban jiwa tambahan telah disebabkan oleh hawa panas luar biasa.
"Keadaan sangat mudah diramalkan," kata Revich pada suatu taklimat. "Satu-satunya yang membuat aku menyalahkan diri ku ... ialah perkiraan ku (tentang korban jiwa) terlalu lamban pada awal gelombang panas."
"Tetapi kami tak pernah memiliki pengalaman dalam memperkirakan panas yang sangat mengerikan ini, terutama karena kami tak pernah mengalami hawa panas seperti ini sebelumnya."
Komite Statistik Negara (Goskomstat) dijadwalkan menyiarkan datanya mengenai korban jiwa sekitar 20 Agustus, kata Revich. Angka korban jiwa buat Agustus akan disiarkan pada September.
Kepala departemen kesehatan di Moskow , Andrei Seltsovsky mengakhiri kebungkaman resmi mengenai dampak panas tersebut dan asap akibat kebakaran hutan yang telah menyelimuti Moskow sejak penghujung Juli.
Andrei mengatakan pada 9 Agustus bahwa korban jiwa hampir dua kali lipat jadi 700 jiwa per hari, dan panas menjadi pembunuh utamanya.
10 Previous News in Berita Manca Negara
- Seorang Pria Mengamuk dengan Pistol di Restoran, Empat Orang Tewas
- PM Jepang Minta Maaf Sebabkan Banyak Orang Sengsara Selama Perang Dunia II
- Facebook Sudah Mencapai Titik Jenuh
- Ayam Tertua di Dunia Ada di China
- Unjuk Rasa Merebak, Tolak Bahasa Resmi China
- Keperawanan Calon Dokter Laku Rp 2,8 Miliar
- Kisah Zimbabwe Redenominasi 10 Miliar Dolar jadi 1 Dolar
- Hacker Ungkap Kelemahan GSM
- Tuntut Kenaikan Upah, 100 Buruh Digebuk
- Banjir di Pakistan Tewaskan 1.100 Orang
10 Next News in Berita Manca Negara
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- Ingin Jadi Penjelajah Waktu, Siswi Bunuh Diri
- Glass Beach, Pantai Berpasir Kaca di California
- Kejadian Langka, Ketika Negara Gurun Pun Ketiban Salju
- Belum Sempat Nyusup ke Iran, Pesawat Pengintai Israel Sudah Jatuh
- Bayi Gigit Kepala Ular Hingga Putus
- Israel Tangguhkan Sidang Ketua Parlemen Palestina
- Israel Meralat: Rencana Serang Iran Masih Jauh
Comment for Hawa Panas Diduga Tewaskan Ribuan Orang di Moskow
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


