..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Ambisi Thailand sebagai Basis Produksi Mobil Kecil Global
Sunday; 22 August 2010 [Hanin Faiha Aqilah Fatien] - Otomatif Reads : 204

BANGKOK, KOMPAS.com — Pemerintah Thailand akan mengubah struktur pajak mobil di negaranya agar bisa dijadikan sebagai basis produk mobil produksi global mobil kecil. Sebelumnya, Thailand sudah dijadikan sebagai basis produk global berbagai produsen mobil dunia, yaitu pick-up atau bak terbuka 1-ton.
Untuk itu, Pemerintah Thailand memajaki mobil mewah sampai 50 persen, sedangkan mobil bak terbuka 1-ton hanya 3 persen. Kini juga ditawarkan pajak 17 persen kepada produsen yang mengikuti petunjuk pemerintah dalam program eco-car.
Insentif teknologi
Selanjutnya untuk mobil ramah lingkungan dan menggunakan teknologi terkini, seperti hibrida-listrik (kemungkinan inilah yang menyebabkan Toyota memilih Thailand sebagai basis produksi baru Prius dan Camry Hibrida) dan listrik murni, sel bahan bakar (fuel cell), hanya dikenakan pajak 10 persen. Insentif juga ditawarkan untuk mobil yang menggunakan biofuel E85.
Untuk eco-car, syarat dari Pemerintah Thailand, konsumsi bahan bakar harus di bawah 20 km per liter dan memenuhi standar emisi EURO-4. Insentif pajak lain, produksi eco-car kecil harus 100.000 unit per tahun atau investasinya mencapai 160 juta dollar AS.
Areepong Bhoocha-oom, Direktur Departemen Keuangan dan Cukai Thailand, mengatakan, pemerintahnya perlu melakukan restrukturisasi pajak baru di industri otomotif.
"Perubahan luar biasa terjadi pada industri otomotif global dalam lima tahun terakhir, khususnya teknologi. Kita perlu merumuskan struktur pajak yang tepat untuk mengakomodasi semua perubahan," tegasnya.
Juga diinformasikan bahwa Menteri Keuangan, Energi, Lingkungan, dan Hukum serta Federation of Thai Industries and Thai Chamber of Commerce juga ikut meninjau sistem perpajakan otomotif di negara itu agar negaranya menjadi basis produksi mobil kecil global.
Karena itu, jangan heran, meski penjualan mobil di Thailand dari Januari-Juli 2010 hampir sama dengan Indonesia, tetapi total produksi berbeda sangat mencolok. Penjualan mobil di negara tersebut dari Januari-Juli sebanyak 422.364 unit (tidak dijelaskan ritel atau whole sales) atau mengalami kenaikan 53,8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Sementara Indonesia, pada periode yang sama, untuk ritel sebanyak 422.749 unit dan whole sale 442.338 unit.
Untuk produksi pada semester pertama (berdasarkan data ASEAN Automotive Federation), Thailand sudah mencapai 768.994 unit, sedangkan Indonesia pada periode yang sama sebanyak 203.943 unit. Yah, jadi negara importir!
Penulis: AGK,ZBJ
Editor: Zulkifli BJ
10 Previous News in Otomatif
- Mau Mudik Bareng Tawon?
- Mobil Tawon siap meluncur ke pasar
- Produsen mobil Tawon investasi Rp150 miliar
- Mobil Murah China, Cukup Rp 40 Juta
- Bebek Matik Honda Meluncur 20 Juli
- Produksi Mobil Murah Daihatsu Tunggu Pemerintah
- Mobil Super Buatan Sendiri
- GT Radial Luncurkan Ban Ramah Lingkungan Pertama Buatan Indonesia
- Cara Baru Menyetir: Pakai Mata Bukan Tangan
- Vespa dengan Mesin Injeksi 150 cc dari Piaggio
10 Next News in Otomatif
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Akhirnya, Mobil Murah Daihatsu Meluncur Tahun Ini
- Toyota 86 Masuk Indonesia Juni 2012
- Mobil termurah jadi yang termahal
- 1 Euro untuk 100 km
- Motor Alien dari Besi Tua
- Honda Recall 600 Unit Jazz dan City di Sumut-Aceh
- Nissan Juke: Mobil Compact dengan Cita Rasa SUV
Comment for Ambisi Thailand sebagai Basis Produksi Mobil Kecil Global
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


