..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Awas, Beberapa Saham Sudah Jenuh Beli
Tuesday; 24 August 2010 [Lee Kim Phing] - Ekonomi dan Keuangan Reads : 81

"Kisaran support-resistance diprediksi di kisaran level 3.107-3.140."
VIVAnews - Meski mampu membukukan rekor tertinggi baru lagi dalam sejarah perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang ditutup menguat ke level 3.128,73 kemarin, Senin 23 Agustus 2010 cenderung bervariasi (mixed).
Penguatan indeks di antaranya terdorong oleh pergerakan saham grup Bakrie. Selain itu, saham sektor konsumsi dan infrastruktur turut menjadi penopang indeks.
"Hari ini kami perkirakan indeks masih bergerak mixed," kata analis PT Panin Sekuritas Tbk, Purwoko Sartono, dalam ulasannya yang diterima VIVAnews di Jakarta, Selasa 24 Agustus 2010.
Menurut dia, beberapa saham unggulan tercatat mulai memasuki area jenuh beli (overbought). Kisaran support-resistance hari ini di perkirakan di level 3.107-3.140.
Pada transaksi kemarin, volume transaksi yang dibukukan mencapai 12,72 juta lot senilai Rp3,38 triliun dengan frekuensi 128.912 kali. Sebanyak 113 saham menguat, 91 melemah, 93 stagnan, dan 183 saham lainnya melemah.
Sementara itu, di bursa Wall Street pada transaksi kemarin waktu New York, atau Selasa dini hari WIB, indeks Dow Jones melemah 39,21 poin (0,38 persen) ke level 10.174,41, Nasdaq terkoreksi 20,13 poin (0,92 persen) menjadi 2.159,63, dan Standard & Poor's 500 turun 4,33 poin (0,4 persen) ke posisi 1.067,36.
Di pasar uang, rupiah berdasarkan data kurs tengah Bank Indonesia (BI) kemarin, rupiah berada di level 8.978 per dolar AS atau melemah dibanding transaksi Jumat 20 Agustus 2010 di posisi 8.965 per dolar AS.
Data transaksi rupiah di Bloomberg kemarin sore menunjukkan rupiah berada di level 8.969,5 per dolar AS.
• VIVAnews
10 Previous News in Ekonomi dan Keuangan
- Tur Ekowisata yang Sangat Menjanjikan
- Etiqa Takaful Bukukan Laba 107 Juta Ringgit
- Berkompetisi Dengan Inspirasi ala Pengrajin Gerabah Bantul
- Perbanas: BI Seperti Ibu yang Keguguran Sebelum Dilahirkan
- Harga Beras Membumbung Tinggi
- Darmin Disodori Kontrak Politik Komisi XI
- Domain Khusus Porno Akhirnya Disetujui
- Industri Porno Siap Menolak Flash
- Seekor Kakatua Mengalahkan Pelaku Bursa Saham
- Sulbar Bangun Pabrik Pengelolaan Kakao di Mamuju
10 Next News in Ekonomi dan Keuangan
- 6 Tips Tahun Baru Tanpa Utang Baru
- IHSG Sideways, Buru ASII, BBCA dan BBRI
- Is it the end of Euro?
- Di Bidang Ekonomi, Indonesia Kian "Terjajah"
- Bisnis Korporat Industri Finansial Market Data Bisnis yang Lahirkan Orang Kaya Baru RI
- Siapa Lebih Untung, Mandiri atau BCA?
- China Tuding AS Penyebab Perang Mata Uang
- China Naikkan Tingkat Suku Bunga 25 Bsp
- China Jadikan Solo "Kota Maskot Dagang"
- Harga Apartemen Orchid Melonjak (Palembang)
Comment for Awas, Beberapa Saham Sudah Jenuh Beli
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


