..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Presiden Brazil Bunuh Diri
Tuesday; 24 August 2010 [Lee Kim Phing] - Berita Manca Negara Reads : 59

Sebelum menembak diri dengan pistol, Getulio Vargas frustrasi atas krisis ekonomi Brazil
VIVAnews - Pada 56 tahun yang lalu, Presiden Brazil, Getulio Vargas, ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa oleh putranya di apartemen pribadi. Penyelidikan polisi menyatakan bahwa Vargas mati bunuh diri dengan tembakan pistol ke arah jantung.
Menurut laman stasiun televisi BBC, peristiwa tragis itu terjadi beberapa jam setelah Vargas menyatakan mundur sebagai presiden. Sebelum mengakhiri hidupnya, Vargas menulis ungkapan di secarik kertas. Isinya, kekecewaan mendalam krisis ekonomi yang saat itu menghantam Brazil.
Dalam ungkapan itu, Vargas menyesal bahwa upayanya "membebaskan" rakyat Brazil tercemar oleh kepentingan-kepentingan asing, yang dia tuding sebagai biang keladi krisis ekonomi yang menjerat bangsanya.
"Tak ada yang tersisa selain darahku. Telah kuberikan hidupku kepada kalian, kini aku berkorban nyawa. Cara ini kupilih untuk membela kalian. Semoga jiwaku menyertai kalian, namaku terus ada di dalam perjuangan kalian," demikian penggalan ungkapan Vargas sebelum dia bunuh diri.
"Aku menempuh langkah awal menuju keabadian. Aku meninggalkan hidup menuju sejarah," demikian kalimat terakhir dari surat Vargas, yang disiarkan melalui stasiun radio nasional, dua jam setelah mayatnya ditemukan.
Tiga tahun setelah tewasnya Vargas, ekonomi Brazil terus diguncang krisis. Negeri Samba itu malah menanggung utang luar negeri US$1 miliar dan inflasi yang tinggi. Muncul spekulasi bahwa pemerintahan Vargas juga tercemar oleh korupsi dan sejumlah kesepakatan bisnis yang tak wajar.
• VIVAnews
10 Previous News in Berita Manca Negara
- Mengerikan, Macet Bisa Sampai Sembilan Hari
- Perempuan Muslim Gugat Disneyland
- Hawa Panas Diduga Tewaskan Ribuan Orang di Moskow
- Seorang Pria Mengamuk dengan Pistol di Restoran, Empat Orang Tewas
- PM Jepang Minta Maaf Sebabkan Banyak Orang Sengsara Selama Perang Dunia II
- Facebook Sudah Mencapai Titik Jenuh
- Ayam Tertua di Dunia Ada di China
- Unjuk Rasa Merebak, Tolak Bahasa Resmi China
- Keperawanan Calon Dokter Laku Rp 2,8 Miliar
- Kisah Zimbabwe Redenominasi 10 Miliar Dolar jadi 1 Dolar
10 Next News in Berita Manca Negara
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- Ingin Jadi Penjelajah Waktu, Siswi Bunuh Diri
- Glass Beach, Pantai Berpasir Kaca di California
- Kejadian Langka, Ketika Negara Gurun Pun Ketiban Salju
- Belum Sempat Nyusup ke Iran, Pesawat Pengintai Israel Sudah Jatuh
- Bayi Gigit Kepala Ular Hingga Putus
- Israel Tangguhkan Sidang Ketua Parlemen Palestina
- Israel Meralat: Rencana Serang Iran Masih Jauh
Comment for Presiden Brazil Bunuh Diri
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


