..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Patrialis Akbar Rela 'Digebuki'
Thursday; 26 August 2010 [Hanin Faiha Aqilah Fatien] - Berita Nasional Reads : 55

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar menyatakan siap diganti oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono jika langkahnya memberi grasi kepada terpidana korupsi Syaukani Hassan Rais dianggap menyalahi aturan.
"Saya berpikir saya bekerja saja. Di dunia ini tidak ada yang kekal dan abadi. Orang saja mati, apalagi jabatan," ujar Patrialis di kantor Kemenhuk dan HAM, Jakarta, Rabu (25/8/2010).
Menurutnya, Presiden SBY telah memberikan kepercayaan penuh kepada dirinya untuk menjalankan tugas sebagai Menhuk dan HAM.
Karena itu, Patrialis membantah adanya kabar jika Presiden SBY sempat marah akibat pemberian grasi Syaukani tersebut. "Ndak. Yang bilang marah itu siapa? Ini berita baru lagi buat saya," katanya.
Patrialis tak ambil pusing dengan banyaknya kritik yang mengarah kepadanya akibat pemberian grasi Syaukani dalam rangka HUT ke-65 RI. Ia bersikukuh, apa yang dilakukannya seusai aturan dan semata atas dasar kemanusiaan.
Karena itu, Patrialis menyatakan rela digebuki jika kebijakannya dianggap salah. "Ya enggak kenapa-napa. Gebukin aja. Saya enggak salah, kok. Yang penting kan niatnya, untuk bela kemanusiaan," katanya.
Menurut Patrialis, kritik terhadapnya dilatarbelakangi perbedaan cara pandang antara pengambil kebijakan dan pengamat. "Paradigma berbeda, antara pengamat dan kami sehingga apa yang disampaikan (pengamat dan saya) tidak akan masuk," ujarnya. (Tribunnews/Abdul Qodir)
10 Previous News in Berita Nasional
- Da`i: Pejabat Malaysia Sulit Dihubungi Akhir Pekan
- Satu Perampok Medan Ditangkap?
- Pasangan Tuna Netra Pencipta Alquran Braille
- Runtuhnya Ritel CD Raksasa Tanah Air
- PPP: Tak Perlu Interpelasi untuk Kasus Bintan
- Pria Ini Miliki Payudara Sebesar Bola Sepak
- Mike Tyson Menangis di Tanah Suci
- Oktober, Danareksa Terbitkan Obligasi Rp500 M
- Ini Sanksi Demokrat Terhadap Ruhut Sitompul
- Tuntut Pembebasan Petugas DKP, Situs Malaysia Diusili
10 Next News in Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Wapres: Pengeras Suara Azan Perlu Diatur
- May Day, Ribuan Pendemo Siap Guncang Jakarta
- Perusahaan Istri Anas Tak Lagi Banyak Order
- Pagi Ini, Aceh Digoyang Gempa 4 Kali
- Cihui! Ada Tambahan 20 Unit KRL Eks Jepang
- Ini Draf Koalisi yang Disodorkan ke Gerindra dan Hanura
- Golkar-PDIP Kompak Tinggalkan Ruang Lobi
Comment for Patrialis Akbar Rela 'Digebuki'
Thursday, 26 August 2010; Badrun Taher say :
Bisa babak belur deh bang Patrialis, suatu putusan yang penting ada dasar hukum yang kuat, sekarangkan apapun ada pro kontra, bahkan sebaik apapun suatu tindakan.
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


