..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
RI Lebih Lama Hilang Kesabaran pada Malaysia
Tuesday; 31 August 2010 [Hanin Faiha Aqilah Fatien] - Berita Nasional Reads : 62

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Direktur Sabang-Merauke Circe (SMC) Syahganda Nainggolan, menegaskan bangsa Indonesia lebih lama menahan kesabaran terhadap Malaysia. Namun karena mengaitkan adanya hubungan bangsa serumpun, Indonesia selalu bisa sabar dari waktu-waktu menghadapi Malaysia.
Hal itu disampaikan Syahganda di Jakarta, Minggu (29/8/2010) menanggapi pernyataan Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Anifah Aman di Putra Jaya, Malaysia, Kamis (26/8/2010) tentang sikap pemerintah Malaysia yang habis kesabarannya pada Indonesia, sekaligus mengancam mengeluarkan larangan bepergian (travel advisory) warganya ke Indonesia.
Sikap Menlu Malaysia dikemukakan akibat maraknya demonstrasi yang dilakukan aktivis Bendera (Benteng Demokrasi Rakyat) serta sejumlah massa lainnya di Kedutaaan Besar Malaysia di Jakarta, beberapa waktu lalu, dengan cara merobek bendera Malaysia serta melempari halaman kantar Kedubes dengan kotoran manusia.
"Sebenarnya kita yang sudah lama hilang kesabaran pada Malaysia, setelah melalui berbagai tindakan langsung maupun provokatif Malaysia kepada Indonesia, baik dengan mengganggu kedaulatan hukum dan wilayah Indonesia, pelecehan serta penganiayaan warganegara atau Tenaga Kerja Indonesia, maupun cara lainnya yang bertendensi merendahkan bangsa ataupun kedaulatan negara kita," ujar Syahganda.
Menurutnya, jika tidak bersabar melayani Malaysia, Indonesia sudah lebih lama dapat mengganggu Malaysia secara mudah. Namun sebaliknya hal itu tidak pernah dilakukan pihak Indonesia.
Dikatakan, Malaysia tidak perlu bersikap arogan dengan mengancam Indonesia, karena sebagai bangsa yang besar dan memiliki pengaruh sejarah berupa keberanian dalam berbahadapan dengan bangsa-bangsa lain, Indonesia jelas tidak takut sama sekali terhadap Malaysia.
10 Previous News in Berita Nasional
- Bantu Yayasan, Telkomsel 'Masuk Penjara'
- Daihatsu Xenia dari Ketupat Cetak Rekor MURI
- Presiden Akan Layangkan Surat ke Malaysia
- Gempa 5,2 SR di Laut Bengkulu
- Pemerintah Disarankan Konfrontasi Terbuka dengan Malaysia
- Patrialis Akbar Rela 'Digebuki'
- Da`i: Pejabat Malaysia Sulit Dihubungi Akhir Pekan
- Satu Perampok Medan Ditangkap?
- Pasangan Tuna Netra Pencipta Alquran Braille
- Runtuhnya Ritel CD Raksasa Tanah Air
10 Next News in Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Wapres: Pengeras Suara Azan Perlu Diatur
- May Day, Ribuan Pendemo Siap Guncang Jakarta
- Perusahaan Istri Anas Tak Lagi Banyak Order
- Pagi Ini, Aceh Digoyang Gempa 4 Kali
- Cihui! Ada Tambahan 20 Unit KRL Eks Jepang
- Ini Draf Koalisi yang Disodorkan ke Gerindra dan Hanura
- Golkar-PDIP Kompak Tinggalkan Ruang Lobi
Comment for RI Lebih Lama Hilang Kesabaran pada Malaysia
Tuesday, 31 August 2010; sandi arianto say :
menurut sejarah yang ak pahami malaysia merupakan negara jajahan indonesia pada masa mojopahit. tetepi kalau dilihat dari aspek saat ini malaysia merupakan negara yang memiliki perkembangan dilihat dari seni dan budaya yang sebetulnya milik Indonesia di klaim oleh negara tetangga karena di negara kita kurangnya masyarakat terutama negara untuk melestarikan atau memberikan wawasan kepada generasi berikutnya.
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


