..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Menkop: Penambahan Anggaran KUKM 2011 Belum Disetujui
Thursday; 02 September 2010 [Hanin Faiha Aqilah Fatien] - Ekonomi dan Keuangan Reads : 197

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sjarifuddin Hasan mengatakan, usul tambahan anggaran Rp1,531 triliun untuk program peningkatan daya saing KUKM pada RAPBN 2011 belum disetujui Bappenas dan Kementerian Keuangan.
"Usul tambahan anggaran 2011 untuk meningkatkan daya saing KUKM dalam menghadapi perdagangan bebas dan sosialisasi KUR telah kami ajukan ke Bappenas dan Kementerian Keuangan, namun belum mendapat persetujuan," kata Sjarifuddin Hasan di Jakarta, Kamis, dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI.
Sebelumnya, usul tambahan anggaran RAPBN 2011 untuk Kementerian Koperasi dan UKM sebesar Rp1.531.840.000 tersebut telah disetujui Komisi VI DPR RI pada Rapat Kerja 16 Juni 2010.
Di samping itu, pihaknya juga mengusulkan pemanfaatan anggaran sektor pendidikan tahun anggaran 2011 sebesar Rp2.016.300.000.000 kepada Deputi Menteri PPN/Bappenas Bidang Sumber Daya Manusia dan Kebudayaan Bappenas. "Namun, usul itu belum juga mendapat persetujuan," kata Menteri.
Ia mengatakan, pada awal penyusunan anggaran, pihaknya mengusulkan anggaran 2011 melalui Bappenas sebesar Rp2.243.620.000.000.
Namun berdasarkan restrukturisasi program/kegiatan yang dilakukan Bappenas dan Ditjen Anggaran, penentuan didasarkan pada baseline (dasar anggaran tahun sebelumnya) sebesar Rp733.905.645.000 dengan penyesuaian 6,1 persen.
"Sehingga pagu indikatif Kementerian Koperasi dan UKM pada 2011 sebesar Rp778.916.100.000 kemudian pagu sementara menjadi Rp828.657.748.000," kata Menteri.
Menurut Menteri Sjarifuddin, jumlah pagu sementara bertambah karena ada tambahan alokasi dana untuk Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) sebesar Rp50 miliar. Selain itu ada penyesuaian (berkurangnya) PNBP BLU sebesar Rp258.327.000.
10 Previous News in Ekonomi dan Keuangan
- Awas, Beberapa Saham Sudah Jenuh Beli
- Tur Ekowisata yang Sangat Menjanjikan
- Etiqa Takaful Bukukan Laba 107 Juta Ringgit
- Berkompetisi Dengan Inspirasi ala Pengrajin Gerabah Bantul
- Perbanas: BI Seperti Ibu yang Keguguran Sebelum Dilahirkan
- Harga Beras Membumbung Tinggi
- Darmin Disodori Kontrak Politik Komisi XI
- Domain Khusus Porno Akhirnya Disetujui
- Industri Porno Siap Menolak Flash
- Seekor Kakatua Mengalahkan Pelaku Bursa Saham
10 Next News in Ekonomi dan Keuangan
- 6 Tips Tahun Baru Tanpa Utang Baru
- IHSG Sideways, Buru ASII, BBCA dan BBRI
- Is it the end of Euro?
- Di Bidang Ekonomi, Indonesia Kian "Terjajah"
- Bisnis Korporat Industri Finansial Market Data Bisnis yang Lahirkan Orang Kaya Baru RI
- Siapa Lebih Untung, Mandiri atau BCA?
- China Tuding AS Penyebab Perang Mata Uang
- China Naikkan Tingkat Suku Bunga 25 Bsp
- China Jadikan Solo "Kota Maskot Dagang"
- Harga Apartemen Orchid Melonjak (Palembang)
Comment for Menkop: Penambahan Anggaran KUKM 2011 Belum Disetujui
Thursday, 02 September 2010; Hanin Faiha Aqilah Fatien say :
kalo duit buat rakyat mah...susah disetujui...tapi kalo duit buat DPR...berapapun pasti disetujui...
Thursday, 02 September 2010; Badrun Taher say :
lho DPR nya kan dah setuju...
kementerian keuangan yang belum, soalnya duitnya kan masih dibawa century....
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


