..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Risiko Pura-pura Capai Kepuasan Bercinta
Friday; 15 October 2010 [Mukofa] - Life Style Reads : 125

VIVAnews - Jangan pernah pura-pura mencapai orgasme di depan pasangan. Hal ini justru akan memunculkan kesalahpahaman jangka panjang padanya terkait 'cara' untuk memuaskan Anda. Dengan berpura-pura bisa jadi Anda justru tak pernah mencapai kepuasan.
Penelitian dari Center for Sexual Health Promotion di Indiana University, Amerika Serikat, menemukan sebanyak 85 persen pria menganggap pasangannya mencapai kepuasan dan sebaliknya hanya 64 persen wanita yang mengaku merasa puas. Pemicu hal itu salah satunya adalah orgasme palsu.
Bisa dikatakan pura-pura mencapai klimaks adalah salah satu pemicu buruknya kehidupan seksual pasangan. Daripada Anda berpura-pura, lebih baik katakan saja pada pasangan keadaan yang sebenarnya. Tetapi, pastikan cara Anda mengatakannya bukan seperti perintah apalagi mendikte.
Cobalah selalu perbaiki posisi jika ia melakukan gerakan yang sama dan tidak 'berhasil'. Jika Anda memperbaiki posisi tubuh berkali-kali ia biasanya akan menyadarinya. Cara lain Anda bisa mengatakan "aku suka jika kamu..." daripada menguap dan mengeluh dalam hati.
Jika pasangan bertanya apa yang Anda suka, jawablah dengan jujur. Anda tidak bisa mengharapkan pasangan memuaskan Anda, tanpa memberitahu caranya. Pria juga akan merasa lebih tertantang jika Anda jujur dan ia pasti berusaha keras untuk memuaskan Anda. Jadi, jangan diam saja.
Baca juga: Teknik Bercinta Kamasutra
10 Previous News in Life Style
- Baru Lahir, Bayi pun Sekarang Sudah Eksis di Facebook
- Puluhan Pasien Masuk RSJ akibat Cinta
- Jumlah Ponsel Kalahkan Populasi Penduduk
- Orang AS Doyan Ngeseks Sambil Internet-an
- Bermain Game Bagus buat Pasangan
- Perempuan Sekarang Lebih Cepat Puber?
- Wanita 72 Tahun Ini Masih Aktif "Ngeseks"
- 3 Langkah Hindari Rayuan Playboy
- Si Cantik Itu Sudah Tidur dengan 5.000 Pria
- Video Gadis Bule Lipsync Keong Racun
10 Next News in Life Style
- Hati-hati Membawa Tas Bermerek Palsu!
- Apa Hukumnya Banyak Nonton TV Saat Puasa?
- Peraturan Baru, Hamil di Luar Nikah Didenda 40rb Per Hari
- Dosa Besar Akibat Membaca Ramalan Bintang
- Kebiasaan Orang Yang Merugikan Badannya
- Giliran Keju dari ASI Dibuat
- Asmara Pun Bersemi di Istana Kepresidenan
- Meninggal Mendadak Usai 'Permak' Bokong
- Tradisi Kencan di Lima Negara Untuk menambah wawasan, tips-tips ini akan berguna bila Anda berkencan dengan ekspatriat
- Budaya Valentine Buang-buang Uang dan Dimanfaatkan untuk Zina
Comment for Risiko Pura-pura Capai Kepuasan Bercinta
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


