..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Tak Sabar Antre Anggota DPR Dorong Petugas Bandara
- Berbagai Peluru Polisi Jerat John Kei
- Melihat Biaya Tersembunyi Dalam Membeli Pesawat
- Kejadian Langka, Ketika Negara Gurun Pun Ketiban Salju
- Belum Sempat Nyusup ke Iran, Pesawat Pengintai Israel Sudah Jatuh
- Bayi Gigit Kepala Ular Hingga Putus
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Indonesia Kalah, Sejumlah Penonton Ngamuk
- Timnas Indonesia Sempat Berlatih di Lapangan Berkerikil
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Akhirnya, Mobil Murah Daihatsu Meluncur Tahun Ini
- Toyota 86 Masuk Indonesia Juni 2012
- Mobil termurah jadi yang termahal
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
- Ups.. Makanan Berpestisida Bisa Bikin Pria Berubah Kelamin
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Harga Biji Kopi Melambung, Starbucks Naikkan Harga
Monday; 21 March 2011 [Lee Kim Phing] - Kuliner Reads : 212

JAKARTA - Starbucks Corp menaikkan harga eceran untuk setiap cangkir kopi mereka hingga 12 persen. Ini dilakukan untuk menutupi biaya biji kopi yang mengalami kenaikan.
Di samping itu, pihak Starbucks mengklaim perusahaan yang identik berwarna hijau ini belum menaikkan harga kopi kemasan sejak Maret 2008. Starbucks menyatakan bahwa peningkatan harga yang terjadi di pasaran akan menyerap biaya lainnya, sehingga harus diambil tindakan untuk hal itu.
"Kami terus memantau dan mengevaluasi dengan hati-hati pergerakan harga kopi, meresponsnya dengan melakukan penyesuaian harga sehingga menyeimbangkan kebutuhan kita akan kopi sehingga dapat menjalankan bisnis secara efektif dan maksimal," ungkap pihak Starbucks, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (20/3/2011).
Perkumpulan kopi terbesar di dunia mengatakan bahwa ada kenaikan harga kopi untuk pelanggan grosir. Mereka lah yang menyuplai kopi untuk merek-merek terbaik seperti Starbucks dan Seattle's Coffee.
Starbucks menaikkan harga kopinya menjadi USD9,99 dari harga awal USD8,99. Starbucks sendiri dikenal sebagai salah satu dari beberapa perusahaan pengolah kopi yang menaikkan harga akibat harga biji kopi terpukul.
Hal serupa juga dikatakan oleh JM Smucker Co, produsen Dunkin Donuts. Menurutnya, harga kopi telah meningkat beberapa kali selama setahun terakhir. Sementara itu, perusahaan lain yang juga membutuhkan biji kopi sebagai bahan bakunya seperti Sara Lee dan Kraft Food, juga telah menaikkan harga jualnya.
Diketahui, biji kopi, seperti komoditi yang lainnya memang tengah mengalami peningkatan. Berbagai analis menyatakan kenaikan tersebut disebabkan adanya permainan dari para spekulan di pasaran.(ade)
10 Previous News in Kuliner
- Nasi Goreng Gaul dari Menteng
- Nyerutup Koffie Mantep Harganja Djoedjoer di Kopitiam Oey
- 7 Pesona Siem Reap
- Titik Kritis Keharaman Burger
- Restoran Terjorok, Makan di Closet
- Tips Memanggang dan Mengukus
- D'taste Rasa Istimewa, harga kaki lima...
- Secangkir Kopi Luwak Rp500 Ribu
- Kopi Luwak, Rp 1 Juta Secangkir
- Kopi Luwak Halal Dikonsumsi
10 Next News in Kuliner
Comment for Harga Biji Kopi Melambung, Starbucks Naikkan Harga
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


