..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Pria Bersenjata Bantai 10 Buruh Bangunan di Pakistan
Saturday; 09 April 2011 [Hanin Faiha Aqilah Fatien] - Berita Manca Negara Reads : 57

REPUBLIKA.CO.ID, PALARI--Sejumlah pria bersenjata naik sepeda motor telah menembak hingga tewas 10 pekerja pembangunan jalan, Senin, di bagian baratdaya Pakistan yang bergolak sebelum mereka melarikan diri.
Insiden itu terjadi di daerah Palari di distrik Gwadar, 1.450 kilometer di barat Quetta, ibu kota provinsi Baluchistan yang kaya minyak dan gas.
"Sedikitnya delapan pria bersenjata yang mengendarai empat sepeda motor telah melepaskan tembakan ke 50 pekerja pembangunan jalan, menewaskan 10 orang," kata menteri dalam negeri regional Baluchistan, Akbar Durrani, pada AFP.
Ia mengatakan mereka yang tewas itu adalah tujuh personel Organisasi Pekerja Perbatasan pimpinan militer, yang menjalankan proyek-proyek teknik sipil, dan tiga pekerja dari Otoritas Jalan Raya Nasional.
Seorang pejabat senior pemerintah setempat di Gwadar, Muhammad Talha, mengkonfirmasi insiden itu dan korbannya. Ia menambahkan bahwa orang-orang bersenjata itu kemudian melarikan diri.
Tidak ada orang atau pihak yang sejauh ini telah menyatakan bertanggungjawab, tapi wilayah itu telah dihantam oleh serangan-serangan yang dipersalahkan pada gerilyawan Taliban, meskipun sabotase pipa gas di provinsi telah menjadi ciri pemberontak nasionalis.
Baluchistan yang miskin, yang berbatasan dengan Afghanistan dan Iran, telah dicabik oleh pemberontakan yang dikobarkan oleh suku-suku etnik Baluch yang berusaha untuk memperoleh otonomi lebih besar dari pemerintah federal dan pembagian keuntungan lebih besar dari sumber alam.
Pada Oktober, Amnesty International minta pada Pakistan untuk menyelidiki yang diduga penyiksaan dan pembunuhan lebih dari 40 pemimpin politik dan aktivis Baluch dengan aktivitas militer Pakistan di provinsi itu sebagai latar belakang.
Redaktur: taufik rachman
Sumber: antara
10 Previous News in Berita Manca Negara
- 300 Remaja Pakistan Dilatih untuk Lakukan Serangan Bom Bunuh Diri
- Pesona Danau Taupo
- Ledakan Lukai 17 Polisi
- Intel: Umar Patek Diringkus di Pakistan
- Benarkah Jackie Chan Meninggal?
- Jimat Khadafi Berupa Perawan?
- Debu radioaktif Fukushima merembet hingga Indonesia?
- Sejarah Gelap Para Paus – Kejahatan, Pembunuhan, dan Korupsi di Vatikan
- Satu Lagi Bukti Keterkaitan Amerika Dengan Tragedi Gempa Haiti
- Kaisar Akihito Cemaskan Rakyatnya
10 Next News in Berita Manca Negara
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- Ingin Jadi Penjelajah Waktu, Siswi Bunuh Diri
- Glass Beach, Pantai Berpasir Kaca di California
- Kejadian Langka, Ketika Negara Gurun Pun Ketiban Salju
- Belum Sempat Nyusup ke Iran, Pesawat Pengintai Israel Sudah Jatuh
- Bayi Gigit Kepala Ular Hingga Putus
- Israel Tangguhkan Sidang Ketua Parlemen Palestina
- Israel Meralat: Rencana Serang Iran Masih Jauh
Comment for Pria Bersenjata Bantai 10 Buruh Bangunan di Pakistan
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


