..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Kopi Membantu Penyembuhan Hepatitis C
Friday; 10 June 2011 [Lee Kim Phing] - Kesehatan Reads : 72

Jakarta, Kopi memang diketahui memiliki beberapa manfaat bagi tubuh. Kini ada satu lagi manfaat dari kopi yaitu bisa membantu mengobati pasien hepatitis C lanjut dengan penyakit hati kronis.
Berdasarkan studi baru diketahui pasien yang menerima perawatan peginterferon plus ribavirin dan mengonsumsi 3 cangkir kopi dalam sehari memiliki kemungkinan 2 kali lebih tinggi dalam merespons pengobatan dibanding pasien yang tidak minum kopi.
"Asupan kopi telah dikaitkan dengan tingkat enzim hati yang rendah, mengurangi perkembangan dari penyakit hati kronis dan mengurangi insiden kanker hati," ujar Neal Freedman dari National Cancer Institute, seperti dikutip dari Indiavision, Jumat (10/6/2011).
Meski begitu hubungan antara respons terhadap pengobatan anti-HCV dengan konsumsi kopi belum sepenuhnya diketahui oleh para peneliti. Penelitian ini sendiri telah dilaporkan dalam jurnal Gastroenterology.
Diketahui sekitar 75 persen orang yang terinfeksi hepatitis C tidak memiliki gejala saat pertama kali didiagnosis, dan 25 persen sisanya mengeluh kelelahan, kehilangan nafsu makan, nyeri otot atau demam. Sedangkan kondisi kulit dan mata yang menguning jarang terjadi pada tahap awal infeksi.
Biasanya diagnosis awal dari hepatitis C diketahui melalui pemeriksaan darah yang menunjukkan adanya peningkatan kadar enzim di hati, tanda kerusakan hati yang menjadi petunjuk pertama kemungkinan adanya infeksi.
Di seluruh dunia diperkirakan ada sekitar 130-170 juta orang yang terkena hepatitis C, dan sekitar 70-80 persen menjadi infeksi kronis. Ketika infeksi sudah kronis mulai mengalami efek dari peradangan persisten yang disebabkan oleh reaksi kekebalan tubuh terhadap virus.
Virus hepatitis C adalah virus yang secara genetik amat variatif dan memiliki angka mutasi tinggi, sehingga memungkinkan generasi virus yang beraneka ragam. Akibatnya belum ada vaksin yang berhasil dibuat untuk mencegah infeksi virus hepatitis C.
Orang yang menderita Hepatitis C tidak menunjukkan gejala, walaupun infeksi telah terjadi bertahun-tahun lamanya. Gejala-gejala di bawah ini ada yang tidak dirasakan oleh penderitanya seperti:
1. Lelah
2. Hilang selera makan
3. Sakit perut
4. Urin menjadi gelap
5. Kulit atau mata menjadi kuning (jaundice) jarang terjadi.
Infeksi virus hepatitis C juga disebut sebagai infeksi terselubung (silent infection) karena pada infeksi dini seringkali tidak bergejala atau tidak ada gejala yang khas sehingga seringkali terlewatkan.
Virus ini menjadi salah satu penyebab penyakit hati kronik seperti sirosis dan kanker hati yang merupakan penyebab tersering transplantasi hati. Sirosis terjadi pada 10-20 persen penderita hepatitis C kronik, dan kanker hati terjadi pada 1-5 persen penderita hepatitis C kronik dalam waktu 20-30 tahun. Serta sekitar 80 persen orang yang baru terinfeksi penyakitnya akan terus berkembang menjadi infeksi kronik.
Virus hepatitis C ditularkan lewat darah yang jalan utama infeksinya berasal dari transfusi darah atau produk darah yang belum diskrining (pemeriksaan), saling tukar jarum suntik oleh pengguna narkoba suntik (injecting drug user/IDU) serta jarum atau alat tato dan tindik yang tidak steril.
(ver/ir)
10 Previous News in Kesehatan
- Ponsel Bisa Sebabkan Imsonia
- Menu Sarapan Bergizi Bagi Si Kecil
- Minum Kopi Cegah Alzheimer
- Anak Bau Mulut, Normalkah?
- Deteksi Penyakit Lewat Kuku?
- Misteri 10 Perilaku Aneh Manusia Sehari-hari
- Inilah Orang Pertama Dunia Sembuh dari AIDS
- Kopi Bisa Memperkecil Payudara
- Gatal Kena Ulat Bulu, Ini Tips dari Menkes
- Pukulan di Tubuh yang Bisa Mematikan, Harus Dihindari
10 Next News in Kesehatan
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
- Ups.. Makanan Berpestisida Bisa Bikin Pria Berubah Kelamin
- Ssst Seks Ternyata Bikin Cantik Lho
- Tak Selamanya Jus Buah dan Sayur Itu Sehat
- Usir Lemak Perut Berlebih dengan 5 Makanan Ini
- 5 Kunci Pencegahan Diabetes
- Tidak Setiap Tidur di Bulan Puasa Itu Ibadah
- 10 Penyakit Teraneh di Dunia
Comment for Kopi Membantu Penyembuhan Hepatitis C
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


