..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Untuk Kali Kedua, Taoge Biang Keladinya!
Saturday; 11 June 2011 [Lee Kim Phing] - Kesehatan Reads : 112

KOMPAS.com — Taoge alias kecambah dari kacang-kacangan makin besar kemungkinan menjadi penyebab merebaknya bakteri E.coli. Riset terbaru Institut Robert Koch (RKI) sebagaimana warta Xinhua pada Jumat (10/6/2011) menunjukkan kemungkinan tersebut. "Diduga, penyebabnya memang taoge," kata Presiden RKI Reinhard Burger.
"Mereka yang makan taoge, menurut riset kami, cenderung mengalami diare berdarah ketimbang mereka yang tidak makan taoge," kata Burger.
Namun, Burger juga menambahkan, kesimpulan riset pihaknya berangkat dari investigasi epidemiologi. Hasil riset positif sejatinya akan diperoleh dari tes sampel. "Kami tengah menuntaskan penelitian seribu sampel," imbuh Burger.
RKI, lanjut Reinhard Burger, juga masih memperingatkan warga, khususnya Jerman, untuk berhati-hati saat menyantap timun, tomat, dan selada.
Tudingan terhadap taoge ini sudah kali kedua. Sebelumnya, pada Minggu (5/6/2011), otoritas pemerintah Jerman juga sempat mengatakan kalau taoge menjadi penyebab meluasnya wabah diare akibat bakteri E.coli. Sejauh ini, sudah 30 orang meninggal karena wabah mematikan itu.
10 Previous News in Kesehatan
- Makanan Sehat untuk Gairah Seks Anda
- Kopi Membantu Penyembuhan Hepatitis C
- Ponsel Bisa Sebabkan Imsonia
- Menu Sarapan Bergizi Bagi Si Kecil
- Minum Kopi Cegah Alzheimer
- Anak Bau Mulut, Normalkah?
- Deteksi Penyakit Lewat Kuku?
- Misteri 10 Perilaku Aneh Manusia Sehari-hari
- Inilah Orang Pertama Dunia Sembuh dari AIDS
- Kopi Bisa Memperkecil Payudara
10 Next News in Kesehatan
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
- Ups.. Makanan Berpestisida Bisa Bikin Pria Berubah Kelamin
- Ssst Seks Ternyata Bikin Cantik Lho
- Tak Selamanya Jus Buah dan Sayur Itu Sehat
- Usir Lemak Perut Berlebih dengan 5 Makanan Ini
- 5 Kunci Pencegahan Diabetes
- Tidak Setiap Tidur di Bulan Puasa Itu Ibadah
- 10 Penyakit Teraneh di Dunia
Comment for Untuk Kali Kedua, Taoge Biang Keladinya!
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


