..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Perubahan Itu Berawal dari Bawah
Friday; 24 June 2011 [Rahmad H] - Motivasi Reads : 157

Kunci berubah menjadi lebih baik dan sukses dimulai dari perubahan diri sendiri. Hal itu selaras dengan firman Allah dalam al Quran. Dalam konteks luas, perubahan kadang kala sulit dimulai dari atas, maka harus dari bawah. Seperti ketika Rasulullah mengislamkan Madinah. Kala itu, Rasul hanya mengutus Mus’ab bin Umar untuk mendakwahi para petinggi Madinah. Walhasil, Umar pun ditolak mentah-mentah.
Tahu gagal, Mus’ab ganti strategi. Ia beralih mendakwahi masyarakat Madinah (grassroot). Hasilnya memuaskan. Masyarakat Madinah menerima dakwah Musab. Akhirnya petinggi Madinah pun tahu masyarakatnya menerima Islam. Sekitar 72 petinggi Madinah lantas menemui Rasulullah dan mengikrarkan keislaman mereka.
Hal itu disampaikan DR. Dwi Condro Triono dalam talkshow tentang usaha di Diamond Solo Convention Center, Kamis (23/6). Pemaparan itu ia umpamakan dengan gerakan ekonomi di Indonesia.
Menurut doktor bidang ekonomi Islam ini, kesuksesan ekonomi bangsa sulit bila menunggu pemerintah. Karena itu, perlu inisiatif masyarakat, baik personal maupun komunal untuk melakukan gerakan.
“Bila gerakan itu sudah terbangun, dengan sendirinya pemerintah akan ikut dan mendukung,” terangnya di hadapan seratus lebih peserta. Karena itu, ia mengatakan, gerakan seperti Beli Indonesia harus digalakkan oleh masyarakat.
Sementara, Heppy Trenggono, inisiator Beli Indonesia menjelaskan, jangan tanyakan apakah gerakan ini berhasil atau tidak. Tapi, menurut pengusaha kelapa sawit ini, lakukan apa yang bisa dilakukan.
“Saya yakin, Indonesia bisa bangkit dan berubaha dengan cara membela produknya sendiri,” tegasnya.
Narasumber lain, H. Alay, Kelompok Tangan di Atas (TDA) mengatakan, Allah tidak akan pernah melanggar janji-Nya. Bila mau berusaha, pasti bisa dan ada jalan lain.
Ia pun menegaskan, berdosa bila membeli produk asing. “Selagi ada produk dalam negeri, kita harus membelinya,” ujarnya.
Karena itu, ia pun berharap agar masyarakat terus memproduksi produk-produk dalam negeri. “Segera bikin produk dalam negeri,” tegasnya.*
10 Previous News in Motivasi
- Jangan Benci Aku, Mama......
- Riset: Orang Culun di SMA Biasanya Sukses
- PARANOID DENGAN MASJID
- Gadis Amerika itu Bersyahadah di Dalam Bis Kota
- Sidungu yagn pura-pura bodoh
- Kesalahan Orang Tua Saat Mendisiplinkan Anak
- Anak Yang Luarbiasa
- Inilah Kepanjangan 7 Hari dalam Seminggu (Tips menghadapi hari2)
- Rahasia Usir Lapar di Malam Hari
- Cara Membuat Gigi Yang Kuning Menjadi Putih Berseri
10 Next News in Motivasi
- Polisi yang Menilang Sahabatnya
- Memaafkan Diri Sendiri!
- Sebuah Cerita yang Bagus &Menyentuh se X !!!
- Tahun Ajaran Baru, Perekrutan Baru, Jundi-jundi Baru, Semangat Baru…
Comment for Perubahan Itu Berawal dari Bawah
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


