..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
KILAS BALIK 2011 - Teroris Norwegia
Wednesday; 07 December 2011 [Hanin Faiha Aqilah Fatien] - Berita Manca Negara Reads : 73

Hari itu tanggal 22 Juli 20111. Sebuah bom meledak, merenggut tujuh nyawa di pusat kota Oslo, Norwegia. Satu jam kemudian, seorang pria bersenjata menembaki anak-anak muda yang tengah melakukan retret di Pulau Utoya, 50 mil sebelah utara ibukota.
Anders Behring Breivik mengenakan seragam polisi dan meminta korbannya berkumpul sebelum mulai membombardir Pulau Otoya. Di pulau itu sekitar 700 pemuda tengah menghadiri pertemuan organisasi pemuda Partai Buruh yang berkuasa.
Pria berusia 32 tahun itu berkeliling pulau selama sekitar satu setengah jam, mencari siapa pun yang bisa ditembak. Korbannya berusaha bersembunyi di semak-semak, gua dan di antara bangunan. Sebagian nekat berenang untuk pergi dari pulau. Tapi Breivik menyadari hal ini dan remaja malang itu pun tak luput dari tembakan.
Bantuan tak segera datang. Orang yang pertama kali tiba di pulau itu adalah Marcel Gleffem, seorang Jerman. Dia bolak-balik lima kali dengan kapal untuk memungut 30 anak yang melarikan diri dengan cara berenang di laut. Sebanyak 40 orang diselamatkan dengan cara yang sama oleh pasangan lesbian Hege Dalen dan Toril Hansen, dan puluhan lain oleh Kasper Ilaug. Bantuan datang dan menangkap Breivik yang mulai kehabisan amunisi.
Breivik menerbitkan manifesto "2083 – A European Declaration of Independence" setebal 1500 halaman secara online, sejam sebelum serangan. Manifestonya menekankan pentingnya Perang Salib melawan muslim di Eropa. Tulisan ini penuh ancaman pada imigran muslim di Eropa, bahwa mereka akan dihukum karena telah melakukan tindakan khianat. Menurutnya, tindakan ini adalah untuk memberikan peringatan agar Norwegia tak dijajah kaum muslim.
Lebih dari 250 ribu orang (26 Juli) menggelar pawai dukacita di Oslo dan kota-kota lainnya di Norwegia. Perdana Menteri Jens Stoltenberg, Raja Harald V dan Ratu Sonja ikut turun ke jalan mengenang 91 korban tewas akibat ulah gila Breivik.
Media Eropa menyebut kejadian ini sebagai tragedi terburuk sejak Perang Dunia II.
10 Previous News in Berita Manca Negara
- Babi Ini Berjalan dengan Dua Kaki Depan
- Diplomat Iran yang Diusir dari Inggris Telah Pulang
- Jovie, Bayi yang Berhenti Bernafas Ketika Tidur
- Gedung Putih Mengecam Iklan Obama Ciuman
- Ditemukan, Buaya Hidup Terbesar di Dunia
- Balita ini Tinggal Dua Hari Bersama Ibunya yang Sudah Jadi Mayat
- Kata-kata Terakhir Steve Jobs di Hadapan Keluarganya
- Wanita Indonesia Simpan Heroin di 'Itu'-nya, Kini Terancam Hukuman Mati di Cina
- Pejabat Militer Israel Ingatkan Prajurit Lebih Baik Mati daripada Disandera
- Bocah Balita Terlindas Mobil, Orang Tak Peduli
10 Next News in Berita Manca Negara
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- Ingin Jadi Penjelajah Waktu, Siswi Bunuh Diri
- Glass Beach, Pantai Berpasir Kaca di California
- Kejadian Langka, Ketika Negara Gurun Pun Ketiban Salju
- Belum Sempat Nyusup ke Iran, Pesawat Pengintai Israel Sudah Jatuh
- Bayi Gigit Kepala Ular Hingga Putus
- Israel Tangguhkan Sidang Ketua Parlemen Palestina
- Israel Meralat: Rencana Serang Iran Masih Jauh
Comment for KILAS BALIK 2011 - Teroris Norwegia
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


