..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Pejabat yang Malas Harus Diberi Sanksi
Saturday; 07 January 2012 [Hanin Faiha Aqilah Fatien] - Berita Nasional Reads : 58

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKARAYA -- Upaya Wali Kota Palangka Raya, HM Riban Satia tampaknya layak untuk diikuti kepala daerah lainnya di Tanah Air. Riban berjanj pada 2012 ini akan memberikan sanksi kepada pejabat yang tidak melaksanakan tugasnya dengan baik khususnya dalam penyerapan anggaran atau meraih target pendapatan daerah di bawah 80 persen.
"Salah satu bahan yang akan kami gunakan untuk menilai kinerja para pejabat khususnya kepala instansi jajaran pemerintah kota (pemkot) setempat adalah hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kalimantan Tengah," kata Riban di Palangka Raya, Jumat (6/1).
Menurutnya, selain memberikan sanksi kepada pejabat yang tidak menjalankan fungsi dan tugasnya dengan baik, pihaknya juga akan memberikan penghargaan kepada orang yang berhasil melaksanakan tugas secara maksimal. Khususnya dalam hal penyerapan anggaran dan pencapaian target pendapatan asli daerah (PAD).
Ia mengatakan, dalam waktu dekat ada peraturan daerah (Perda) mengenai hal itu, dan setiap kepala dinas atau setiap instansi jajaran Pemkot Palangka Raya akan diberikan peringatan tentang masalah tersebut.
"Kami juga sudah menyampaikan hal itu kepada para kepala dinas/badan pada saat penyerahan daftar isian penggunaan anggaran (DIPA) dan pada rapat koordinasi dan pengendalian (Rakordal) beberapa waktu lalu," ucapnya. Selain itu, ia juga mengharapkan setiap instansi yang ada agar lebih proaktif dan kreatif dalam mengembangkan program kegiatan untuk mendapatkan sumber dana dari pemerintah provinsi maupun pusat.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Palangka Raya Hatir Sata Tarigan meminta Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia agar mengganti pejabat tidak mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.
Ia mengatakan, jabatan adalah kepercayaan sekaligus amanah. Maka wajib dilaksanakan dengan optimal dan penuh rasa tanggung jawab. Hatir menjelaskan, salah satu ciri pejabat "malas" terlihat dari pencapaian target PAD dan penyerapan anggaran. Apabila pencapaian target PAD dan penyerapan anggaran masih di bawah 80 persen, maka pejabat yang bersangkutan patut dipertimbangkan kinerjanya. Bahkan patut segera diganti dengan orang yang lebih mampu.
10 Previous News in Berita Nasional
- Pencuri Pisang: Ditahan Polisi 55 Hari, Dilepaskan Jaksa Setelah P21
- Mobil Esemka Punya Panduan Manual Indonesia? Awas Ditangkap
- Jokowi Sempat Marah Ditawari Ganti Mobil Dinas Baru
- Pengacara: Kepala Saya Pusing Pikirkan Kasus Nunun
- Dadong Beri Staf Pribadi Menteri Rp 1,5 M Demi Naik Pangkat
- Antara Punk, Aceh dan Syariat Islam
- Pesta Kembang Api di Ancol Habiskan Rp 400 Juta
- Anas Kirim Mawar Kuning untuk Ibu Ani SBY
- Januari, Kasus Mesuji Dibeberkan
- 8 Langkah Aman Naik Angkot
10 Next News in Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Wapres: Pengeras Suara Azan Perlu Diatur
- May Day, Ribuan Pendemo Siap Guncang Jakarta
- Perusahaan Istri Anas Tak Lagi Banyak Order
- Pagi Ini, Aceh Digoyang Gempa 4 Kali
- Cihui! Ada Tambahan 20 Unit KRL Eks Jepang
- Ini Draf Koalisi yang Disodorkan ke Gerindra dan Hanura
- Golkar-PDIP Kompak Tinggalkan Ruang Lobi
Comment for Pejabat yang Malas Harus Diberi Sanksi
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


