..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Tak Sabar Antre Anggota DPR Dorong Petugas Bandara
- Berbagai Peluru Polisi Jerat John Kei
- Melihat Biaya Tersembunyi Dalam Membeli Pesawat
- Kejadian Langka, Ketika Negara Gurun Pun Ketiban Salju
- Belum Sempat Nyusup ke Iran, Pesawat Pengintai Israel Sudah Jatuh
- Bayi Gigit Kepala Ular Hingga Putus
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Indonesia Kalah, Sejumlah Penonton Ngamuk
- Timnas Indonesia Sempat Berlatih di Lapangan Berkerikil
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Akhirnya, Mobil Murah Daihatsu Meluncur Tahun Ini
- Toyota 86 Masuk Indonesia Juni 2012
- Mobil termurah jadi yang termahal
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
- Ups.. Makanan Berpestisida Bisa Bikin Pria Berubah Kelamin
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Israel Meralat: Rencana Serang Iran Masih Jauh
Friday; 20 January 2012 [Mukofa] - Berita Manca Negara Reads : 35

TEMPO.CO , Jerusalem - Menteri Pertahanan Ehud Barak mengatakan Rabu keputusan apapun tentang serangan Israel terhadap Iran masih "sangat jauh."
TEMPO.CO , Jerusalem - Menteri Pertahanan Ehud Barak mengatakan Rabu keputusan apapun tentang serangan Israel terhadap Iran masih "sangat jauh."
Barak berbicara di Radio Angkatan Darat Israel sebelum kunjungan yang direncanakan Kamis oleh pimpinan angkatan bersenjata Amerika Serikat, Jenderal Martin Dempsey. Muncul spekulasi, Washington akan menekan Israel untuk menunda setiap tindakan terhadap program nuklir Teheran.
Sebelumnya Barak menyatakan bahwa Iran, yang membantah berusaha membuat bom nuklir, tengah melakukan pengayaan uranium rahasia dan proyek rudal. Ia juga menyebut program nuklir Iran dalam tahap 'berbahaya'.
Ditanya apakah Amerika Serikat telah meminta Israel untuk memberitahu mereka sebelum setiap serangan terhadap Iran, Barak mengatakan, "Kami tidak membuat keputusan untuk melakukan seluruh hal ini. (Serangan) itu masih sangat jauh."
Barak juga mengisyaratkan bahwa Israel - diduga memiliki hulu ledak nuklir dan satu-satunya negara yang memilikinya di kawasan itu - selalu berkoordinasi dengan Washington mengenai apapun rencana terkait proyek nuklir Teheran.
"Saya tidak berpikir hubungan kami dengan Amerika Serikat berada pada ambang dimana mereka tidak tahu apa yang kita bicarakan," katanya.
Ketika ditanya apakah "terlalu jauh" berarti minggu atau bulan, Barak mengatakan, "Saya tidak ingin memberikan estimasi. Ini tentu bukan (dalam waktu) yang mendesak."
Sebelumnya, pucuk pimpinan partai oposisi utama Kadima menyatakan serangan Israel atas Iran "akan terjadi lebih cepat."
Iran jauh-jauh hari mengatakan program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai.
Saat dimintai penilaian mengenai berapa lama waktu yang dibutuhkan Iran untuk membangun sebuah hulu ledak nuklir - sehingga menjadi alasan Israel untuk menyerang - Barak mengatakan, "Ini bukan hitungan tahun. Ada orang yang mengatakan setahun. Atau satu setengah tahun, itu tidak membuat banyak perbedaan. "
Ia menambahkan, "Aku tidak ingin berhubungan dengan itu (persenjataan) seolah-olah besok itu akan terjadi."
Situs nuklir Iran menarik kekhawatiran Barat. Mereka khawatir bahwa Iran secara bertahap akan memperkaya uranium ke tingkat lebih tinggi.
Kunjungan Dempsey, yang merupakan kunjungan pertama sejak menjadi ketua Kepala Staf Gabungan pada bulan September, kemungkinan akan membahas soal Iran. .
Dalam sebuah wawancara dengan Reuters 30 November, Dempsey mengatakan ia tidak tahu apakah Israel akan peringatan Amerika Serikat menjelang tindakan militer sepihak terhadap Iran. Dia juga mengakui perbedaan dalam perspektif antara Amerika Serikat dan Israel atas cara terbaik untuk menangani Iran dan program nuklirnya.
TRIP B | REUTERS
10 Previous News in Berita Manca Negara
- Delapan dari Sembilan Pejabat China adalah Ilmuan
- Tertelan Selama 25 Tahun, Pena Masih Bisa Dipakai Menulis
- Subhanallah...Ada Bayi Lelaki di Brasil Lahir dengan Dua Kepala
- Mau Serang Iran? Israel Sama Saja Bunuh Diri!
- Bola Misterius Ditemukan di Namibia
- Ilmuwan Makin Dekat Temukan 'Partikel Tuhan' yang Bisa Jelaskan Asal Usul Dunia
- Majikan Meninggal, Kucing Dapat Warisan Rp 141 Miliar
- Geger! Aktris Muslim Pakistan Pose Bugil!
- KILAS BALIK 2011 - Teroris Norwegia
- Babi Ini Berjalan dengan Dua Kaki Depan
10 Next News in Berita Manca Negara
- Kejadian Langka, Ketika Negara Gurun Pun Ketiban Salju
- Belum Sempat Nyusup ke Iran, Pesawat Pengintai Israel Sudah Jatuh
- Bayi Gigit Kepala Ular Hingga Putus
- Israel Tangguhkan Sidang Ketua Parlemen Palestina
Comment for Israel Meralat: Rencana Serang Iran Masih Jauh
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


