..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Jual Diri untuk Ongkos Besuk Suami di Penjara
Thursday; 09 February 2012 [Mukofa] - Berita Nasional Reads : 85

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Rumah tangga Suharlik sebenarnya berjalan normal. Sampai akhirnya Misnali, suami perempuan berusia 31 tahun itu dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Probolinggo karena kasus perampasan sepeda motor. Selama beberapa bulan menjadi orang tua tunggal, perekonomian keluarga ini bertambah goncang.
“Jangankan untuk makan, untuk besuk suami saya saja ga bisa. Saya ndak punya uang sama sekali. Besuk kan harus bayar sana, bayar sini. Lha saya ndak punya penghasilan apa-apa untuk membayar itu,” tutur perempuan berkulit sawo matang itu saat ditemui di Mapolrestabes Surabaya.
Suharlik bingung. Pasalnya, sudah beberapa hari dia tak membesuk suaminya. Dalam kondisi terhimpit, Suharlik nekat berselingkuh. Dia berharap mendapatkan uang dari perbuatannya itu. Bahkan, Suharlik mengaku menjual dirinya ke tiga pria sekaligus, yakni Hasan, Dullah dan Pi’i, ketiganya warga Sukoharjo, Jember.
“Saya dapat imbalan Rp 50 ribu kalau sudah tidur dengan mereka. Sampai akhirnya saya tahu hamil. Tapi saya ndak ngerti ini anak siapa,” imbuhnya.
Perempuan asal Jalan PB Sudirman, Tanggul Kulon, Tanggul, Jember itu berusaha tenang. Sembari menutupi kehamilannya, Suharlik secara rutin membesuk suaminya. Namun, ketika menjelang masa persalinan, Suharlik bingung. Berbekal keberaniannya, Suharlik melahirkan bayi perempuannya itu tanpa bantuan siapa pun.
“Tapi saya ndak bisa biarkan bayi itu hidup. Dia kan hasil perselingkuhan. Saya malu dan takut,” ujarnya. Bayi perempuan itu lantas dibunuhnya di semak-semak belakang SDN Tanggul pada pertengahan November 2011. Mayat bayi itu baru ditemukan dalam kondisi membusuk pada 18 November 2011.
10 Previous News in Berita Nasional
- Lihat Anas di TV, Guru Ngajinya Beristigfar
- Anas: Serangan Adalah Vitamin untuk Kesehatan
- Kisah Tukang Sampah Indonesia di Stasiun Televisi Inggris
- Eksekusi Rp 5 M Tuntas, Angie Merapat ke Ruang Wayan Koster
- Pengemudi Xenia Pesta Miras dan Ineks Sebelum Menebar 'Maut'
- Ditolak Penerbit Lokal, Novel Mahasiswa Bandung Sukses di Pasar Internasional
- Pengadaan Kalender DPR Senilai Rp 1,3 Miliar
- Buat Anggaran Tak Masuk Akal, Setjen DPR Harus Direformasi Total
- Marzuki Konsultasikan Pemberhentian Sekjen DPR
- Mainkan Pistol, Anggota Brimob Tembak Saudara Sendiri
10 Next News in Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Wapres: Pengeras Suara Azan Perlu Diatur
- May Day, Ribuan Pendemo Siap Guncang Jakarta
- Perusahaan Istri Anas Tak Lagi Banyak Order
- Pagi Ini, Aceh Digoyang Gempa 4 Kali
- Cihui! Ada Tambahan 20 Unit KRL Eks Jepang
- Ini Draf Koalisi yang Disodorkan ke Gerindra dan Hanura
- Golkar-PDIP Kompak Tinggalkan Ruang Lobi
Comment for Jual Diri untuk Ongkos Besuk Suami di Penjara
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


