..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Pesawat Kepresidenan Tidak Membuat Indonesia Lebih Baik
Friday; 10 February 2012 [Lee Kim Phing] - Berita Nasional Reads : 39

JAKARTA - Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) tetap menolak pembelian pesawat kepresidenan apapun alasannya.
Koordinator FITRA Ucok Sky Khadafi mengatakan alasan pemerintah membeli pesawat kepresidenan terlalu dibuat-buat dan tanpa memikirkan kondisi perekonomian terkini.
"Enggak ada alasan apapun itu harus ditinjau ulang, Enggak ada jaminan Indonesia akan lebih baik kalau presiden punya pesawat sendiri," kata Ucok saat berbincang dengan okezone, Jumat (10/2/2012).
Kata dia, TNI Angkatan Darat (AD) juga punya pesawat VVIP yang juga bisa digunakan presiden. Jika alasannya kunjungan bisa terganggu karena presiden menggunakan pesawat carter juga tidak masuk diakal, karena kunjungan presiden selalu terjadwal.
Kalau dilihat dari sisi kemanan, tambahnya, Indonesia punya intelejen yang bertugas memantau keamanan. "Jadi apalagi alasannya," tegasnya.
Tambahnya, pembelian ini bisa saja dibatalkan jika memang pemerintah tidak ingin menyesatkan masyarakat meski sudah terlanjur dibayar. "Ini sangat menyesatkan. Banyak yang miskin pemerintah malah beli pesawat," sesalnya.
Menurutnya, perbandingan penghematan biaya sekira USD388 yang dihitung Kementrian Sekretariat Negara juga tidak masuk akal. Karena, tambahnya, angka penghematan tersebut keluar jika presiden melancong tiap hari.
"Itu logika yang salah ketika mereka membandingkan sewa dengan beli, seharusnya mereka juga membandingkan merek," ujarnya.
Meski sudah dibantah oleh pemerintah, Ucok tetap yakin jika uang yang digunakan untuk membeli pesawat jenis 737-800 Boeing Business Jet 2 seharga USD91.209.560 atau Rp910 miliar adalah hasil hutang.
Ucok menuding, pemerintah tidak melihat hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan pada 2010. Kata Ucok, dirinya bicara bukan tanpa data yang kuat.
"Memang benar dari APBN dan disetujui DPR, tapi asal dananya tetap dari hutang," pungkasnya. (tri)
(crl)
10 Previous News in Berita Nasional
- Beli Pesawat Presiden Lebih Efisien
- Jual Diri untuk Ongkos Besuk Suami di Penjara
- Lihat Anas di TV, Guru Ngajinya Beristigfar
- Anas: Serangan Adalah Vitamin untuk Kesehatan
- Kisah Tukang Sampah Indonesia di Stasiun Televisi Inggris
- Eksekusi Rp 5 M Tuntas, Angie Merapat ke Ruang Wayan Koster
- Pengemudi Xenia Pesta Miras dan Ineks Sebelum Menebar 'Maut'
- Ditolak Penerbit Lokal, Novel Mahasiswa Bandung Sukses di Pasar Internasional
- Pengadaan Kalender DPR Senilai Rp 1,3 Miliar
- Buat Anggaran Tak Masuk Akal, Setjen DPR Harus Direformasi Total
10 Next News in Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Wapres: Pengeras Suara Azan Perlu Diatur
- May Day, Ribuan Pendemo Siap Guncang Jakarta
- Perusahaan Istri Anas Tak Lagi Banyak Order
- Pagi Ini, Aceh Digoyang Gempa 4 Kali
- Cihui! Ada Tambahan 20 Unit KRL Eks Jepang
- Ini Draf Koalisi yang Disodorkan ke Gerindra dan Hanura
- Golkar-PDIP Kompak Tinggalkan Ruang Lobi
Comment for Pesawat Kepresidenan Tidak Membuat Indonesia Lebih Baik
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


