..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Raksasa Ritel Inggris Boikot Produk Israel
- Bayi Terlahir dengan Enam Kaki
- Asia Kerap Langgar Sanksi Iran, AS Kesal
- FIFA: Deadline PSSI Hingga 15 Juni
- Pelatih Qatar: Usut Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Kronologi Kabar Kematian Whitney di Twitter
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Dibanderol Rp18,3 Miliar, Aston Martin One-77 Habis Terjual
- Rp826 Juta untuk Tebus Nissan Cima
- Sepeda Motor Ferrari Dilelang Rp1,5 Miliar
- Ayo Makan Tepat Waktu Biar Nggak Gampang Gendut!
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Tak Sabar Antre Anggota DPR Dorong Petugas Bandara
Thursday; 23 February 2012 [Mukofa] - Berita Nasional Reads : 31

TEMPO.CO, Jakarta- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Andi Taufan Tiro dituding melakukan tindakan tak terpuji mendorong petugas Bandara Soekarno-Hatta,Jakarta. Namun, anggota Komisi V DPR dari Partai Amanat Nasional ini membantah telah menampar petugas Bandara. »Tidak, saya tidak menampar. Saya hanya mendorong,” kata Andi ketika dihubungi, Rabu malam, 22 Februari 2012.
Menurut Andi, insiden terjadi pada Rabu, Februari 2012 petang saat ia baru tiba di Soekarno-Hatta setelah menempuh penerbangan dariTokyo. Antrean panjang terjadi di pintu Imigrasi saat Magrib tiba. Dari tiga pintu kedatangan, hanya satu yang oleh petugas Bandara buka. »»Karena antrean panjang, maka saya berteriak »Buka dong satu lagi” kepada petugas,” kata Andi.
Andi mengatakan setelah ia berteriak, satu lagi pintu terbuka. Ia kemudian berjalan ke arah pintu yang baru dibuka. Namun ada seorang petugas bandara yang mendatanginya dan menanyakan apakah ada masalah. Andi menjelaskan persoalan pintu tersebut. Petugas itu mengatakan bahwa saat itu sedang dalam pergantian petugas karena bersamaan dengan waktu salat. »Petugas kanbanyak masa mengatur waktu pergantian saja tidak bisa,” kata anggota Fraksi Partai Amanat Nasional itu.
Saat ia terlibat percakapan dengan petugas pertama, ternyata ada lain yang menghampirinya. Andi mendorong petugas kedua itu dan mengatakan, »Saya hanya mau lewat.” Mendapat jawaban seperti itu, petugas pertama berusaha menghalangi Andi. »Bapak tidak boleh keluar, harus minta maaf dulu',” kata Andi, menirukan ucapan petugas tadi. Andi mengaku setelah itu minta maaf. Setelah menunjukkan paspor kepada petugas, ia pun pergi meninggalkan terminal bandara.
MITRA TARIGAN
10 Previous News in Berita Nasional
- Berbagai Peluru Polisi Jerat John Kei
- Melihat Biaya Tersembunyi Dalam Membeli Pesawat
- Umar Arsal Minta Maaf ke Golkar dan PKS
- Potret Mewahnya Pesawat Kepresidenan & Bobroknya Rumah Rakyat Miskin RI
- Ketika Orang Gila Membicarakan Pesawat Kepresidenan
- Pesawat Kepresidenan Tidak Membuat Indonesia Lebih Baik
- Beli Pesawat Presiden Lebih Efisien
- Jual Diri untuk Ongkos Besuk Suami di Penjara
- Lihat Anas di TV, Guru Ngajinya Beristigfar
- Anas: Serangan Adalah Vitamin untuk Kesehatan
10 Next News in Berita Nasional
- Pesan SBY ke Keluarga Korban Sukhoi: Tuhan Punya Rencana
- JK: 2 Hal Penting untuk Pertimbangkan Beli Sukhoi
- Takmir Masjid Al-Azhar Kecewa dengan Komentar Wapres Soal Pengaturan Azan
- Wapres: Pengeras Suara Azan Perlu Diatur
- May Day, Ribuan Pendemo Siap Guncang Jakarta
- Perusahaan Istri Anas Tak Lagi Banyak Order
- Pagi Ini, Aceh Digoyang Gempa 4 Kali
- Cihui! Ada Tambahan 20 Unit KRL Eks Jepang
- Ini Draf Koalisi yang Disodorkan ke Gerindra dan Hanura
- Golkar-PDIP Kompak Tinggalkan Ruang Lobi
Comment for Tak Sabar Antre Anggota DPR Dorong Petugas Bandara
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


